Puas...puass...
Akhirnya mau nulis juga... setelah dipaksa-paksa orang sebelah (siapa sihh??) sekian lama. Menulis adalah sesuatu yang sulit bagi sebagian orang, termasuk saya. Ini aja dalam rangka coba-coba.
Saya sedang belajar menggunakan sesuatu yang mungkin terasa aneh buat jati diri saya. Sebagai seorang yang skeptis, introvert, cool..halah, kebiasaan menulis hampir bukan menjadi menu lalapan harian saya. Sudah lumrah kan anak-anak benci pelajaran mengarang waktu sekolah. Iya tahu, nggak semua sih kayak gitu.. cuman emang mengarang atau lebih tepatnya menulis membutuhkan energi yang sangat besar menyerap seluruh potensi yang harus dikeluarkan di badan, he he he.
Intinya menulis berseberangan dengan kenormalan saya yang saklek. Mengucap Bla Bla Bla... huuuhhh, susahnya minta ampuun. Terkadang saya berpikir bahwa mungkin saya terkena suatu sindrom yang melarang saya untuk menulis. Saya sendiri juga bingung. Saya kira saya terkena sindrom Ubamo Gate. Apalagi nih...?? Bukan nama orang tapi istilah yang saya namai sendiri, Unsynchronizable Brain And Mouth Gate. Sindrom yang menyebabkan apa yang akan saya tulis dari otak jadi tidak sinkron karena ketika respon dari otak yang akan menuju ke syaraf pengatur sensor mulut kagak nyampe.
Berkata-kata aja susah apalagi menuangkan perkataan ke dalam bentuk tulisan. Sebel dahh..
Padahal menulis menurut sebagian orang menyenangkan. Apanya?!
Langsung saja keinginan untuk mulai menulis melintas baru-baru ini, selain penasaran, emang kalo sesuatu di otak ga ditulis malah bisa bikin kepala tambah puyeng. Terlalu banyak yang masuk. Dengan menulis, yang masuk tadi bisa diarahkan ke kamarnya masing-masing di otak. Biar ga ngumpul di lapangan otak semua. Ntar kepala bisa botak kalo diinja-injak mulu. He... saya kira saya juga harus ngilangin sindrom ini. Sekarang juga !!
Satu sih yang saya dapat sebagai bekal untuk menulis... "jangan asal sembarang nulis !" Oke oke, kita mulai saja buat tulis-menulis. Ayo anak-anak, jangan bicara saja, ayo mulai nulis... !!!
Jumat, 16 Oktober 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
boleh juga
BalasHapus